Tahap Duduk

Tahap Duduk

Bila bayi sudah bisa membalikkan badannya, berarti ototnya sudah mulai kuat dan tak lama lagi bayi akan bisa duduk.

Awalnya bayi tidak bisa duduk sendiri tanpa ditopang ibu, tetapi tidak lama kemudian bayi akan mampu duduk dengan kekuatannya sendiri. Jarak pandangnya makin meluas dan dunia bayi pun bertambah dinamis! Gerak badan bayi makin aktif, terutama di sekitar perut, seperti membalikkan badan dan duduk.

Kondisi Perkembangan Berat badan : 6 - 14kg

Seluruh tubuh

Leher bayi telah tegak sepenuhnya dan sebentar lagi pinggangnya pun akan kuat sehingga tubuhnya kokoh dan mudah digendong.

Kaki

Kakinya makin kuat dan bisa menendang-nendang selimut. Bila ketiaknya dipegangi oleh ibu atau ayah, bayi bisa melonjak-lonjak di atas pangkuan.

Lengan

Bila ditelungkupkan, bayi akan menegakkan lengannya dan bisa mengangkat kepalanya. Bayi bisa membalikkan badannya dari posisi telungkup atau ketika bermain-main sambil memegangi kakinya.

Tangan

Tangannya makin terampil, bisa mengambil mainan atau memukul-mukul.

Pinggang dan Punggung

Tulang punggung dan otot yang mendukung tulang punggung berkembang. Pada awalnya bayi mencondongkan tubuhnya untuk bisa duduk, tetapi lama kelamaan ia akan mampu duduk sendiri. Posisi duduknya pun makin stabil.

Gigi

Ada juga anak yang giginya sebentar lagi tumbuh. Inilah masa gigi mulai menyembul dari gusi.

Kulit

Metabolisme yang cepat membuat kuku dan rambut cepat bertambah panjang. Sering-seringlah memotong kuku bayi karena bayi bisa melukai kulitnya sendiri dengan kukunya. Kita juga harus menjaga kondisi rambut bayi agar tidak menimbulkan radang pada telinga. Periksa dan bersihkanlah hidung serta telinga bayi. Jumlah air seni bayi makin banyak sehingga kita harus sering mengganti popoknya agar bokong bayi tidak terkena ruam. Pada periode ini bayi juga tumbuh makin cepat sehingga bisa muncul ruam pada bagian pinggang serta pangkal paha bayi yang terlalu kencang oleh kerutan popok, yang padahal kemarinnya masih muat.

Oleh karena itu, kita harus memandikan sampai bersih dan menjaga kelembaban kulit si Kecil.

Susu dan MPASI

Tak lama lagi si Kecil akan menunjukkan minatnya terhadap makanan Mamy dan Papy. Ini merupakan tanda awal pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). Bayi baru pertama kali berkenalan dengan sendok dan berbagai rasa serta bentuk makanan sehingga perlu sedikit waktu sampai terbiasa. Oleh karena itu, berikanlah MPASI secara bertahap sesuai dengan kondisi bayi. Bila bayi telah terbiasa dengan bentuk lembek, berikanlah makanan yang teksturnya cukup lembut untuk dilumatkan dengan lidah.

Bila bayi mencicipi berbagai rasa waktu kecil, ia cenderung tidak suka pilih-pilih makanan. Meskipun MPASI telah mulai diberikan, frekuensi serta jumlah susu hampir sama dengan sebelumnya, jadi berikanlah susu bila bayi menginginkannya.

Oleh karena itu, volume makanan dan gizi yang tidak tercukupi oleh pemberian susu ditutupi dengan pemberian MPASI.

Mandi

Rambut bayi makin memanjang, jadi keramasilah hingga bersih untuk mencegah timbulnya ruam pada kulit kepala. Sampo khusus bayi yang mudah dibilas serta tidak pedih di mata aman untuk digunakan. Berhati-hatilah agar tidak kehilangan keseimbangan saat mengangkat bayi karena bayi yang kakinya telah kuat suka menjejak-jejakkan kakinya.

Jangan lupa memeriksa dan menyesuaikan suhu air hangat sebelum mandi.

Berganti pakaian

Untuk bayi yang telah mampu membalikkan badannya, benda yang menghalangi geraknya akan membuatnya stres. Usahakanlah untuk sebisa mungkin mengenakan pakaian yang tipis dan modelnya sederhana pada bayi agar bayi mudah bergerak serta ibu mudah mengurusnya. Pilihlah lengan baju yang pendek agar bayi bisa menggunakan tangannya dengan bebas seperti memukul-mukul dengan tangannya atau bermain dengan mainan ketika duduk. Gulunglah lengan baju yang terlalu panjang.

Oleh karena itu, pilihlah baju yang memudahkan bayi bergerak, seperti baju terusan atau kombinasi kaos dan celana yang tidak tebal.

Keseharian si Kecil

Bila puas menyusu sebelum tidur, bayi bisa tidur nyenyak sampai pagi tanpa terbangun di tengah malam. Waktu terjaga pada siang hari pun bertambah lama dan bayi bisa bermain-main dengan mainannya bersama ibu dan bisa duduk serta bermain sendiri dalam waktu yang lama. Meskipun ada anak yang suka menangis di malam hari atau sulit tidur, ajaklah bayi berjalan-jalan keluar saat cuaca cerah dan buatlah suasana yang memudahkan bayi bermain, misalnya menggelar alas di lantai rumah.

Oleh karena itu, tanamkanlah pola agar bayi aktif pada siang hari dan cepat tidur pada malam hari.

Bila sudah mampu duduk sendiri dalam waktu lama, ada juga bayi yang mulai mencoba merangkak!

update : 19.09.2017

Fitur Favorit Poko menggunakan data dari cookie browser Mamy, Jika Mamy menggunakan Safari di iPhone atau iPad, harap matikan fungsi Private Browsing. Harap diketahui bahwa membersihkan cookie akan menghapus halaman favorit yang telah didaftarkan.

Share on