Pentingnya Vitamin A Untuk Ibu Hamil

Taukah Mamy tentang vitamin A sangat berperan untuk kehamilan ?

Bila seorang Mamy yang sedang hamil mengalami angka rendah status vitamin A maka bisa dikatakan tingkat kesehatan Mamy juga rendah. Vitamin A dibutuhkan sepanjang kehamilan terutama pada kehamilan trimester ketiga. Hal tersebut disebabkan karena pada trimester akhir kehamilan terjadi peningkatan volume darah serta perkembangan janin yang cukup pesat.

 

Pemberian suplementasi vitamin A dosis rendah setiap minggunya, sebelum kehamilan, pada masa kehamilan serta setelah melahirkan telah menaikkan konsentrasi serum retinol Mamy, menurunkan penyakit rabun senja, serta menurunkan angka kematian  yang berhubungan dengan kehamilan hingga 40 %.

 

 

MANFAAT VITAMIN A SECARA UMUM

• Vitamin A penting untuk menjaga kesehatan mata – Senyawa retinol dalam vitamin berperan penting dalam proses penglihatan. Kinerja vitamin A dalam proses penglihatan ialah dengan membantu penyaluran objek yang diterima oleh retina untuk diberikan kepada otak sehingga menjadi bentuk gambar.

• Meningkatkan sistem imunitas tubuh – Vitamin A merupakan senyawa yang sering disebut beta karoten yang merupakan antioksidan alami yang mencegah dampak negatif dari radikal bebas. Vitamin A juga sebagai penangkal berbagai penyebab penyakit seperti bakteri, virus, jamur, dan patogen.

• Mencegah penyakit kanker – Vitamin memiliki kemampuan menekan pertumbuhan DNA pada sel kanker.

• Mempercepat penyembuhan luka pada kulit – Vitamin A memiliki kemampuan menjaga kesehatan jaringan dalam tubuh, sehingga proses penyembuhan luka lebih cepat dengan bantuan vitamin A.

 

MANFAAT VITAMIN A UNTUK KEHAMILAN

• Berperan penting dalam pembentukan jaringan dan organ si Kecil dalam kandungan, seperti mata, jantung, paru-paru, tulang, dan jaringan kulit. 

• Vitamin ini juga mempengaruhi perkembangan sistem saraf pusat, pernapasan, dan peredaran darah si Kecil dalam kandungan.

• Menjaga kesehatan janin. Vitamin A memiliki kemampuan sebagai antioksidan yang berperan untuk mencegah masuknya berbagai penyakit ke dalam tubuh Mamy serta si Kecil dalam kandungan.

• Berperan dalam proses perbaikan jaringan sehingga membantu penyembuhan setelah proses persalinan. 

• Menjaga kesehatan mata Mamy pasca melahirkan

• Mengurangi resiko infeksi pada proses melahirkan normal 

 

BERAPA TAKARAN HARIAN VITAMIN A SESUAI KONDISI MAMY ?

Segala sesuatu yang berlebihan tentunya tidak berarti lebih baik ya Mamy, yuk simak anjuran takaran vitamin A sesuai kondisi Mamy.

• Bila Mamy berusia kurang dari 19 tahun, sebaiknya mengkonsumsi vitamin A sebesar 750 mikrogram RAE atau setara dengan 2500 IU per hari.

• Bila Mamy berusia lebih dari 19 tahun, sebaiknya mengkonsumsi vitamin A sebesar 770 mikrogram RAE atau setara dengan 2565 IU per hari.

• Mamy menyusui yang berusia di bawah 19 tahun, sebaiknya mengkonsumsi vitamin A sebesar 1200 mikrogram RAE atau sekitar 4000 IU per hari.

• Mamy menyusui yang berusia di atas 19 tahun ke atas, sebaiknya mengkonsumsi vitamin A yang sesuai adalah sekitar 1300 mikrogram RAE atau setara dengan 4330 IU per harinya.

 

HARUS DIINGAT !

• Konsumsi vitamin A tidak boleh lebih dari 3000 RAE atau tidak boleh melebihi 1000 IU per harinya.

• Terlalu banyak mengkonsumsi vitamin A dapat berpengaruh buruk seperti terjadinya cacat lahir, keracunan hati pada si Kecil dalam kandungan.

• Bagi Mamy yang sedang hamil, sebaiknya konsumsilah vitamin A dari sayur dan buah yang mengandung banyak vitamin A dan rendah resiko kelebihan asupan vitamin A. 

• Untuk menghindari kelebihan vitamin A, sebaiknya Mamy membatasi konsumsi hati yaitu sekitar 1-3 kali per bulan. Sekitar 85 gram sajian hati sapi mengandung vitamin A yang sangat banyak, bahkan mencapai 8 kali lipat dari kebutuhan vitamin A untuk Mamy hamil per hari. 

• Usahakan jangan mengkonsumsi vitamin A yang berasal dari obat-obatan atau suplemen karena dapat berpotensi menyebabkan kelebihan asupan vitamin A atau memiliki efek samping bagi kandungan.

• Bila Mamy ingin mengkonsumsi suplemen vitamin A konsultasilah dengan dokter kandungan Mamy terlebih dahulu.

 

Apa sajakah makanan yang mengandung vitamin A disekitar Mamy ?

 

Berikut ini beberapa jenis asupan makanan yang mengandung banyak vitamin A.

• Beberapa sayuran mengandung vitamin A yang cukup banyak seperti wortel, cabai merah, bayam, kacang panjang, kangkung, sawi, tomat,brokoli, dan paprika.

• Untuk buah-buahan, ada beberapa jenis buah yang kaya akan vitamin A, seperti buah naga, apel, mangga, anggur, papaya, pisang, jambu biji, melon, semangka, belimbing, dan blewah.

• Sedangkan untuk makanan hewani, beberapa asupan yang mengandung vitamin A adalah daging ayam, daging bebek, hati ayam, hati sapi, ginjal domba, telur, susu, keju, dan ikan (seperti ikan cakalang, sarden, ikan tongkol, dan ikan gabus).

 

Semoga bermanfaat agar Mamy dan si Kecil sehat selalu ya ☺.

 

 

• Bila ada topik yang Mamy inginkan untuk diangkat pada artikel MamyPoko yuk inbox usulan Mamy di FB MamyPoko Indonesia atau direct message di IG MamyPokoID

• Jangan lupa untuk bergabung di Pokojang Point Program untuk dapat hadiah sesuai pilihan

 

Apakah gerakan janin itu?

Melihat sosok bayi dengan mata kepala sendiri saat pemeriksaan USG merupakan suatu kegembiraan dalam kehamilan. Gerakan janin pun juga menimbulkan perasaan akan kehadiran bayi di dalam perut Anda.

Tentunya Anda ingin segera merasakan kegembiraan tersebut.

Mari kita lihat kapan dan bagaimana gerakan janin itu terasa!

Apa sih gerakan janin itu?

Pada kehamilan bulan keempat, kerangka dan otot bayi berkembang dan bayi sering bergerak aktif misalnya meregangkan tangan dan kakinya di dalam cairan ketuban. Gerakan janin Anda rasakan ketika tangan atau kakinya mengenai dinding rahim. Gerakan janin bukan hanya membuat Anda merasakan keberadaan bayi di dalam perut, melainkan juga komunikasi yang penting dari bayi untuk memberitahukan kondisinya kepada ibu.

Masa merasakan gerakan janin untuk pertama kalinya

Secara umum gerakan janin dirasakan pertama kali pada usia kehamilan ke-18 minggu sampai sekitar ke-20 minggu. Namun, saat merasakan gerakan janin berbeda-beda pada masing-masing individu. Cara merasakannya pun tergantung pada ketebalan lemak di bawah kulit ibu, jumlah cairan ketuban, posisi plasenta, dll. Tidak perlu khawatir bila tidak bisa merasakan gerakan janin meskipun periode tersebut telah terlampaui. Bila Anda bisa memastikan bahwa bayi tumbuh dengan sehat melalui pemeriksaan USG atau lainnya, tenanglah karena berarti tidak ada masalah.

Perubahan gerakan bayi

Sebenarnya bayi terus bergerak jauh sebelum ibu merasakan gerakan janin.

Saraf bayi berkembang sejak sekitar kehamilan minggu ke-7, bayi mulai mengemut jarinya sekitar minggu ke-12, dan setelah minggu ke-20, bayi bisa bergerak dengan bebas di dalam cairan ketuban. Pada masa inilah ibu baru mulai merasakan gerakan janin.

Perubahan dalam merasakan gerakan janin

Cara merasakan gerakan janin pun berbeda-beda pada setiap orang, seperti halnya perbedaan periode mulai merasakan gerakan janin. Pada awalnya terasa seperti listrik statis mengalir di dalam perut, lalu berubah menjadi ketukan pelan, dan akhirnya berubah menjadi ketukan keras sehingga Anda menyangka bayi sedang menendang. Kadang-kadang Anda bisa pula merasakan bayi cegukan. Bila gerakannya makin intens, kita bisa mengetahui bahwa bayi sedang bergerak hanya dengan melihat perut.

Biasanya menjelang persalinan posisi bayi telah turun sehingga gerakan janin lebih tenang daripada sebelumnya, tetapi hal ini pun tidak berlaku pada semua orang. Kita tidak bisa memukul rata hal ini karena ada juga bayi yang terus bergerak di dalam perut pada saat sebelum ibu mengalami kontraksi.

Mari kita berkomunikasi dengan bayi melalui gerakan janin

Gerakan janin adalah komunikasi pertama ibu dengan bayi di dalam kandungan!

Melalui gerakan janin, ibu mengecek apakah bayi sehat atau tidak dan juga berbicara kepada bayi. Bayi juga amat menyukai mengobrol dan bermain-main dengan ibu.

Mari kita nikmati waktu berharga saat berinteraksi dengan bayi di dalam kandungan!

Mari memastikan gerakan janin!

Gerakan janin merupakan salah satu metode untuk memastikan apakah bayi tumbuh dengan baik. Bila selama ini gerakan janin yang terasa menjadi tidak terasa seharian penuh, ada baiknya kita memeriksakan ke RS/klinik untuk memastikannya.

Pada sekitar masa kehamilan minggu ke-32 hingga ke-35, pola tidur dan bangun bayi sudah terbentuk. Kita bisa lebih memastikan apakah bayi tumbuh dengan baik dengan cara menghitung gerakan janin, yakni merekam waktu yang diperlukan bayi untuk bergerak 10 kali, dan melakukan hal ini setiap hari.

Cara menghitung gerakan janin

1. Dilakukan setiap hari saat ibu rileks, misalnya setelah makan atau sebelum tidur.

2.Berbaringlah menyamping dengan bagian kiri di bawah.

3.Menghitung berapa menit yang diperlukan oleh bayi untuk bergerak dengan jelas 10 kali.

*) Bila sepertinya berbeda dengan biasanya atau bila Anda sama sekali tidak merasakan gerakan bayi yang selama ini terasa, periksakanlah ke rumah sakit atau klinik.

Ada saat ketika bayi tidak bergerak

Bila Anda sudah mulai merasakan gerakan janin, tentu Anda merasa khawatir ketika gerakan janin tidak terasa. Namun, sebenarnya bayi juga memiliki waktu tidur dan waktu bergerak di dalam kandungan. Bayi memiliki siklus 60 menitan untuk tidur dan bangun. Bila satu jam telah lewat tetapi gerakan janin tidak terasa, periksakanlah ke rumah sakit atau klinik.

Komunikasi dengan bayi

Gerakan janin yang mulai terasa merupakan bukti bahwa bayi tumbuh dengan baik. Pada waktu gerakan janin terasa, sarafnya telah berkembang dan pendengarannya telah sempurna.

Marilah kita banyak-banyak berkomunikasi dengan bayi dengan cara mengelus-elus perut, mengajaknya bicara, mendengarkan musik, dan sebagainya! Tidak ada yang lebih membahagiakan selain merasakan reaksi bayi atas apa yang dilakukan ibu. Kami merekomendasikan permainan menendang, yang merupakan permainan untuk berkomunikasi dengan bayi melalui gerakan janin. Cobalah permainan ini!

*) Permainan menendang

Permainan menendang dimulai dari yang mudah, lalu beranjak ke tahap berikutnya bila sudah menguasai. Ada bayi yang segera merespons, ada juga bayi yang tidak kunjung bereaksi. Sabarlah meskipun bayi tidak merespons. Gerakan Anda tetap tersampaikan kepada bayi. Pilihlah waktu dan tempat saat Anda bisa rileks, lakukan sehari 2-3 kali dan bersabarlah melakukannya hingga lebih dari sebulan.

1. Bila bayi menendang, tepuk bagian yang ditendang tersebut sambil mengatakan, “Tendang!” Setelah 1-2 menit berlalu, bayi akan kembali menendang. Lakukan kembali hal yang sama, yakni tepuk bagian yang sama sambil mengatakan, “Tendang!” Lalu bayi akan menendang di tempat yang sama.

2. Setelah langkah pertama dilakukan berulang-ulang selama beberapa hari, tepuklah bagian yang berbeda dengan yang ditendang bayi sambil mengatakan, “Tendang!” Bayi akan menendang bagian yang ditepuk ibu. Ulangilah hal ini selama 1-2 minggu sampai bayi bisa menendang kembali bagian yang ditepuk ibu.

3. Bila bayi sudah terbiasa, tepuklah perut dua kali sambil mengatakan, “Tendang! Tendang!” Lalu bayi akan merespons dengan menendang dua kali. Bayi akan bisa menendang kembali sejumlah tepukan ibu.

update : 19.09.2017

Fitur Favorit Poko menggunakan data dari cookie browser Mamy, Jika Mamy menggunakan Safari di iPhone atau iPad, harap matikan fungsi Private Browsing. Harap diketahui bahwa membersihkan cookie akan menghapus halaman favorit yang telah didaftarkan.

Share on