Tipe-tipe Keguguran Dalam Kehamilan

Siapa yang tak ingin memperoleh momongan ya Mamy, namun terkadang kenyataan tak sesuai harapan. Tak ada salahnya Mamy mempelajari beberapa jenis keguguran untuk menambah pengetahuan.

Beberapa yang paling umum meliputi : 

 

• Chemical Pregnancy . 

Kondisi dimana sel telur telah dibuahi tapi tidak melekat di rahim. Chemical Pregnancy menyebabkan peningkatan hormon hCG kehamilan sehingga saat dilakukan tes kehamilan maka akan terdeteksi positif. Meski saat tes kehamilan positif namun saat USG tidak akan menunjukkan adanya plasenta atau kantung kehamilan. Chemical Pregnancy biasanya terjadi begitu dini, bila Mamy tidak melakukan tes kehamilan sejak dini maka biasanya tidak ketahuan.

 

• Blighted ovum (anembryonic gestation) atau kehamilan anembryonic 

kehamilan yang tidak mengandung embrio. Kondisi blighted ovum merupakan penyebab umum keguguran pada tiga bulan pertama kehamilan. Blighted ovum biasanya terjadi karena kelainan kromosom pada fetus yang sedang berkembang. Kantung kehamilan kosong yang dapat dilihat pada ultrasound.

 

• Threatened miscarriage  atau Kehamilan yang beresiko. 

Bila pada kehamilan terjadi karena satu dan lain hal yang terjadi pada kehamilan dengan usia dibawah 20 minggu. Maka kemungkinan besar ada indikasi resiko keguguran meskipun keguguran belum benar-benar terjadi (detak jantung janin bahkan masih terdengar saat ultrasound). Pada beberapa kejadian pendarahan belum tentu mengarah pada keguguran karena faktanya, lebih dari separuh wanita yang beresiko keguguran berhasil melalui kehamilan yang sehat selama mereka mengikuti panduan dari Dokter kandungan. Dokter kandungan mungkin menyarankan istirahat yang cukup atau memberikan  pengobatan untuk membantu mencegah keguguran.

 

• Inevitable miscarriage atau Keguguran yang tak terelakkan.

Jika seorang Mamy mengalami pendarahan hebat dan berdasar pemeriksaan fisik menunjukkan serviks terbuka, keguguran disebut "tak terelakkan." Proses terbukanya serviks merupakan cara alami tubuh untuk mengeluarkan jaringan dari rahim dan umumnya saat hal tersebut terjadi maka tak ada yang dapat dilakukan.

 

• Missed miscarriage atau keguguran yang tidak tampak. 

Ada beberapa Mamy yang mengalami keguguran tanpa pendarahan, yang dikenal sebagai Missed miscarriage atau keguguran yang tidak tampak. Dalam kasus ini, Mamy biasanya tidak akan tahu bahwa ia telah mengalami keguguran sampai pemeriksaan kehamilan berikutnya, disaat ultrasound gagal menemukan detak jantung janin.

 

Ada beberapa kondisi kehamilan dimana belum terjadi keguguran namun terjadi komplikasi yang menyebabkan kegagalan dalam kehamilan. Kondisi tersebut diantaranya :

 

o Ectopic pregnancy atau Kehamilan ektopik. 

Pada kehamilan ektopik, embrio atau bakal janin melekat tapi tidak pada tempatnya, seringkali melekat di tuba falopi atau serviks dan bukan rahim. Pada kondisi ini timbul keluhan kram dan pendarahan yang mirip dengan tanda keguguran biasa, namun terdapat resiko komplikasi yang lebih tunggi. Saat embrio melekat pada tempat yang tidak seharusnya dan kemudian yang pecah maka akan menimbulkan komplikasi yang cukup serius. Bila Mamy mengalami pendarahan atau kram di awal kehamilan, maka segeralah periksakan diri ke Dokter kandungan untuk menghindari kemungkinan komplikasi pada kehamilan ektopik.

 

o Molar pregnancy. Kehamilan molar. 

Kondisi dimana sel telur yang sebenarnya tidak sempurna atau kehilangan beberapa bagian genetik dibuahi oleh sperma. Sel telur tersebut tetap tumbuh dan tubuh Mamy akan mengalami peningkatan hormon kehamilan. Sehingga tak heran banyak Mamy dalam kondisi ini mengira bahwa telah terbentuk bayi didalam kandungannya. Namun sel tersebut tak berhasil berkembang menjadi janin sehingga pada akhirnya terjadilah keguguran. 

 

Semoga informasi diatas bermanfaat dan jagalah kesehatan selalu ya agar kandungan Mamy tetap terjaga.

 

Apakah gerakan janin itu?

Melihat sosok bayi dengan mata kepala sendiri saat pemeriksaan USG merupakan suatu kegembiraan dalam kehamilan. Gerakan janin pun juga menimbulkan perasaan akan kehadiran bayi di dalam perut Anda.

Tentunya Anda ingin segera merasakan kegembiraan tersebut.

Mari kita lihat kapan dan bagaimana gerakan janin itu terasa!

Apa sih gerakan janin itu?

Pada kehamilan bulan keempat, kerangka dan otot bayi berkembang dan bayi sering bergerak aktif misalnya meregangkan tangan dan kakinya di dalam cairan ketuban. Gerakan janin Anda rasakan ketika tangan atau kakinya mengenai dinding rahim. Gerakan janin bukan hanya membuat Anda merasakan keberadaan bayi di dalam perut, melainkan juga komunikasi yang penting dari bayi untuk memberitahukan kondisinya kepada ibu.

Masa merasakan gerakan janin untuk pertama kalinya

Secara umum gerakan janin dirasakan pertama kali pada usia kehamilan ke-18 minggu sampai sekitar ke-20 minggu. Namun, saat merasakan gerakan janin berbeda-beda pada masing-masing individu. Cara merasakannya pun tergantung pada ketebalan lemak di bawah kulit ibu, jumlah cairan ketuban, posisi plasenta, dll. Tidak perlu khawatir bila tidak bisa merasakan gerakan janin meskipun periode tersebut telah terlampaui. Bila Anda bisa memastikan bahwa bayi tumbuh dengan sehat melalui pemeriksaan USG atau lainnya, tenanglah karena berarti tidak ada masalah.

Perubahan gerakan bayi

Sebenarnya bayi terus bergerak jauh sebelum ibu merasakan gerakan janin.

Saraf bayi berkembang sejak sekitar kehamilan minggu ke-7, bayi mulai mengemut jarinya sekitar minggu ke-12, dan setelah minggu ke-20, bayi bisa bergerak dengan bebas di dalam cairan ketuban. Pada masa inilah ibu baru mulai merasakan gerakan janin.

Perubahan dalam merasakan gerakan janin

Cara merasakan gerakan janin pun berbeda-beda pada setiap orang, seperti halnya perbedaan periode mulai merasakan gerakan janin. Pada awalnya terasa seperti listrik statis mengalir di dalam perut, lalu berubah menjadi ketukan pelan, dan akhirnya berubah menjadi ketukan keras sehingga Anda menyangka bayi sedang menendang. Kadang-kadang Anda bisa pula merasakan bayi cegukan. Bila gerakannya makin intens, kita bisa mengetahui bahwa bayi sedang bergerak hanya dengan melihat perut.

Biasanya menjelang persalinan posisi bayi telah turun sehingga gerakan janin lebih tenang daripada sebelumnya, tetapi hal ini pun tidak berlaku pada semua orang. Kita tidak bisa memukul rata hal ini karena ada juga bayi yang terus bergerak di dalam perut pada saat sebelum ibu mengalami kontraksi.

Mari kita berkomunikasi dengan bayi melalui gerakan janin

Gerakan janin adalah komunikasi pertama ibu dengan bayi di dalam kandungan!

Melalui gerakan janin, ibu mengecek apakah bayi sehat atau tidak dan juga berbicara kepada bayi. Bayi juga amat menyukai mengobrol dan bermain-main dengan ibu.

Mari kita nikmati waktu berharga saat berinteraksi dengan bayi di dalam kandungan!

Mari memastikan gerakan janin!

Gerakan janin merupakan salah satu metode untuk memastikan apakah bayi tumbuh dengan baik. Bila selama ini gerakan janin yang terasa menjadi tidak terasa seharian penuh, ada baiknya kita memeriksakan ke RS/klinik untuk memastikannya.

Pada sekitar masa kehamilan minggu ke-32 hingga ke-35, pola tidur dan bangun bayi sudah terbentuk. Kita bisa lebih memastikan apakah bayi tumbuh dengan baik dengan cara menghitung gerakan janin, yakni merekam waktu yang diperlukan bayi untuk bergerak 10 kali, dan melakukan hal ini setiap hari.

Cara menghitung gerakan janin

1. Dilakukan setiap hari saat ibu rileks, misalnya setelah makan atau sebelum tidur.

2.Berbaringlah menyamping dengan bagian kiri di bawah.

3.Menghitung berapa menit yang diperlukan oleh bayi untuk bergerak dengan jelas 10 kali.

*) Bila sepertinya berbeda dengan biasanya atau bila Anda sama sekali tidak merasakan gerakan bayi yang selama ini terasa, periksakanlah ke rumah sakit atau klinik.

Ada saat ketika bayi tidak bergerak

Bila Anda sudah mulai merasakan gerakan janin, tentu Anda merasa khawatir ketika gerakan janin tidak terasa. Namun, sebenarnya bayi juga memiliki waktu tidur dan waktu bergerak di dalam kandungan. Bayi memiliki siklus 60 menitan untuk tidur dan bangun. Bila satu jam telah lewat tetapi gerakan janin tidak terasa, periksakanlah ke rumah sakit atau klinik.

Komunikasi dengan bayi

Gerakan janin yang mulai terasa merupakan bukti bahwa bayi tumbuh dengan baik. Pada waktu gerakan janin terasa, sarafnya telah berkembang dan pendengarannya telah sempurna.

Marilah kita banyak-banyak berkomunikasi dengan bayi dengan cara mengelus-elus perut, mengajaknya bicara, mendengarkan musik, dan sebagainya! Tidak ada yang lebih membahagiakan selain merasakan reaksi bayi atas apa yang dilakukan ibu. Kami merekomendasikan permainan menendang, yang merupakan permainan untuk berkomunikasi dengan bayi melalui gerakan janin. Cobalah permainan ini!

*) Permainan menendang

Permainan menendang dimulai dari yang mudah, lalu beranjak ke tahap berikutnya bila sudah menguasai. Ada bayi yang segera merespons, ada juga bayi yang tidak kunjung bereaksi. Sabarlah meskipun bayi tidak merespons. Gerakan Anda tetap tersampaikan kepada bayi. Pilihlah waktu dan tempat saat Anda bisa rileks, lakukan sehari 2-3 kali dan bersabarlah melakukannya hingga lebih dari sebulan.

1. Bila bayi menendang, tepuk bagian yang ditendang tersebut sambil mengatakan, “Tendang!” Setelah 1-2 menit berlalu, bayi akan kembali menendang. Lakukan kembali hal yang sama, yakni tepuk bagian yang sama sambil mengatakan, “Tendang!” Lalu bayi akan menendang di tempat yang sama.

2. Setelah langkah pertama dilakukan berulang-ulang selama beberapa hari, tepuklah bagian yang berbeda dengan yang ditendang bayi sambil mengatakan, “Tendang!” Bayi akan menendang bagian yang ditepuk ibu. Ulangilah hal ini selama 1-2 minggu sampai bayi bisa menendang kembali bagian yang ditepuk ibu.

3. Bila bayi sudah terbiasa, tepuklah perut dua kali sambil mengatakan, “Tendang! Tendang!” Lalu bayi akan merespons dengan menendang dua kali. Bayi akan bisa menendang kembali sejumlah tepukan ibu.

update : 19.09.2017

Fitur Favorit Poko menggunakan data dari cookie browser Mamy, Jika Mamy menggunakan Safari di iPhone atau iPad, harap matikan fungsi Private Browsing. Harap diketahui bahwa membersihkan cookie akan menghapus halaman favorit yang telah didaftarkan.

Share on