Pengaruh Penggunaan Ponsel pada Kehamilan

Siapa sih jaman sekarang yang belum menggunakan ponsel ? Tentunya hampir semua menggunakan ponsel, apalagi saat hamil pasti banyak obrolan di social media atau sekedar browsing sana-sini tentunya sering mamy lakukan.
Tentunya Mamy tau bahwa Ponsel dan perangkat nirkabel lainnya tentunya memancarkan gelombang radio. Saat ini mulai ada penelitian yang mempelajari pengaruhnya. Ada dampaknya untuk kehamilan gak ya ? Yuk kita simak sama-sama.

MENGAPA HARUS KHAWATIR?

Di dunia teknologi saat ini, penggunaan ponsel sangatlah luas tidak hanya berhubungan dengan teman dan keluarga, menyelesaikan pekerjaan atau sekedar mengikuti informasi terkini di sekitar Mamy. Semua perangkat ini saling terhubung satu sama lain dengan cara memancarkan dan menerima energi yang disebut gelombang radio elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik sebagian kecilnya selalu berakhir di dalam tubuh orang terdekat. Dalam jumlah cukup tinggi, gelombang radio dapat menyebabkan peningkatan panas yang kecil, merusak DNA dan mengubah susunan molekul di dalam sel hidup. Sebenarnya sumber elektomagnetik bukan hanya ponsel, namun matahari, microwave, mesin sinar-X, pesawat terbang, radio Mamy dan bahkan meja granit Mamy semua memancarkan berbagai jenis jenis gelombang radio yang sama.

 

APA KATA PENELITIAN

Sejauh ini, beberapa penelitian yang dilakukan di bidang ini belum menemukan apa pun yang seharusnya membuat Mamy khawatir dengan penggunaan telepon sehari-hari Mamy. 

 

Dalam satu penelitian yang sangat banyak dikutip, sebuah tim ilmuwan di Yale memasang ponsel ke kandang tikus hamil dan meletakkan telepon pada panggilan aktif - saat gelombang radio paling banyak dipancarkan - selama sekitar dua minggu. Saat tikus melahirkan, para peneliti mengamati perilaku mereka dan menguji ingatan mereka. Tikus yang lahir dari ibu yang terpapar ponsel, mereka temukan, lebih cenderung menunjukkan tanda-tanda masalah perilaku yang serupa dengan indikasi ADHD pada manusia. Tapi penelitian pada tikus tidak selalu berlaku pada manusia - orang jauh lebih besar lagi. Dan itu sangat tidak mungkin bahwa Mamy akan menghabiskan 24 jam sehari, 7 hari seminggu berbicara di telepon Mamy selama kehamilan. 

 

Dalam sebuah studi terpisah, para peneliti di Denmark mensurvei wanita dengan anak-anak berusia 7 tahun tentang penggunaan ponsel mereka. Ibu yang melaporkan menggunakan ponsel selama kehamilan sedikit lebih cenderung juga melaporkan masalah perilaku dan hiperaktif pada anak mereka. Tapi penelitian ini tidak memperhatikan faktor lain termasuk berat lahir, paparan sinar-X dan sejarah psikiatri sang ayah. Dan wanita yang menggunakan ponsel mereka paling banyak selama kehamilan mungkin juga memiliki perilaku lain yang sama. Sebagai tanggapan atas makalah tersebut, Dinas Kesehatan Nasional Inggris menulis bahwa "jenis penelitian ini tidak dapat membuktikan secara meyakinkan hubungan penggunaan ponsel dan masalah perilaku pada anak-anak.”

 

Sebagian besar praktisi kesehatan setuju bahwa sedikit penelitian yang dilakukan pada ponsel selama kehamilan tidak terlalu meyakinkan. "Sampai saat ini, tidak ada efek kesehatan yang merugikan yang dialami karena pengaruh penggunaan telepon seluler," Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan di situs mereka. American College of Obstetricians and Gynecologists tidak memiliki panduan khusus tentang penggunaan ponsel untuk Mamy hamil, karena para dokter di organisasi tersebut belum melihat bukti yang membuat mereka khawatir tentang penggunaan ponsel pada pasien mereka.

 

APA YANG SEBAIKNYA MAMY LAKUKAN ?

Kesehatan calon si Kecil adalah segalanya, maka meskipun Mamy bisa tetap menggunakan ponsel atau perangkat nirkabel lainnya dengan tenang, namun agar menghilangkan kekhawatiran letakkan perangkat tersebut beberapa meter dari Mamy saat tidak digunakan atau gunakan handsfree. Saat dirumahpun tidak perlu membawa ponsel kesana kemari, cukup letakkan di tempat yang mudah dijangkau. 

 

Semoga bermanfaat dan semoga si Kecil sehat selalu ya.

 

 

• Bila ada topik yang Mamy inginkan untuk diangkat pada artikel MamyPoko yuk inbox usulan Mamy di FB MamyPoko Indonesia atau direct message di IG MamyPokoID

• Jangan lupa untuk bergabung di Pokojang Point Program untuk dapat hadiah sesuai pilihan

Apakah gerakan janin itu?

Melihat sosok bayi dengan mata kepala sendiri saat pemeriksaan USG merupakan suatu kegembiraan dalam kehamilan. Gerakan janin pun juga menimbulkan perasaan akan kehadiran bayi di dalam perut Anda.

Tentunya Anda ingin segera merasakan kegembiraan tersebut.

Mari kita lihat kapan dan bagaimana gerakan janin itu terasa!

Apa sih gerakan janin itu?

Pada kehamilan bulan keempat, kerangka dan otot bayi berkembang dan bayi sering bergerak aktif misalnya meregangkan tangan dan kakinya di dalam cairan ketuban. Gerakan janin Anda rasakan ketika tangan atau kakinya mengenai dinding rahim. Gerakan janin bukan hanya membuat Anda merasakan keberadaan bayi di dalam perut, melainkan juga komunikasi yang penting dari bayi untuk memberitahukan kondisinya kepada ibu.

Masa merasakan gerakan janin untuk pertama kalinya

Secara umum gerakan janin dirasakan pertama kali pada usia kehamilan ke-18 minggu sampai sekitar ke-20 minggu. Namun, saat merasakan gerakan janin berbeda-beda pada masing-masing individu. Cara merasakannya pun tergantung pada ketebalan lemak di bawah kulit ibu, jumlah cairan ketuban, posisi plasenta, dll. Tidak perlu khawatir bila tidak bisa merasakan gerakan janin meskipun periode tersebut telah terlampaui. Bila Anda bisa memastikan bahwa bayi tumbuh dengan sehat melalui pemeriksaan USG atau lainnya, tenanglah karena berarti tidak ada masalah.

Perubahan gerakan bayi

Sebenarnya bayi terus bergerak jauh sebelum ibu merasakan gerakan janin.

Saraf bayi berkembang sejak sekitar kehamilan minggu ke-7, bayi mulai mengemut jarinya sekitar minggu ke-12, dan setelah minggu ke-20, bayi bisa bergerak dengan bebas di dalam cairan ketuban. Pada masa inilah ibu baru mulai merasakan gerakan janin.

Perubahan dalam merasakan gerakan janin

Cara merasakan gerakan janin pun berbeda-beda pada setiap orang, seperti halnya perbedaan periode mulai merasakan gerakan janin. Pada awalnya terasa seperti listrik statis mengalir di dalam perut, lalu berubah menjadi ketukan pelan, dan akhirnya berubah menjadi ketukan keras sehingga Anda menyangka bayi sedang menendang. Kadang-kadang Anda bisa pula merasakan bayi cegukan. Bila gerakannya makin intens, kita bisa mengetahui bahwa bayi sedang bergerak hanya dengan melihat perut.

Biasanya menjelang persalinan posisi bayi telah turun sehingga gerakan janin lebih tenang daripada sebelumnya, tetapi hal ini pun tidak berlaku pada semua orang. Kita tidak bisa memukul rata hal ini karena ada juga bayi yang terus bergerak di dalam perut pada saat sebelum ibu mengalami kontraksi.

Mari kita berkomunikasi dengan bayi melalui gerakan janin

Gerakan janin adalah komunikasi pertama ibu dengan bayi di dalam kandungan!

Melalui gerakan janin, ibu mengecek apakah bayi sehat atau tidak dan juga berbicara kepada bayi. Bayi juga amat menyukai mengobrol dan bermain-main dengan ibu.

Mari kita nikmati waktu berharga saat berinteraksi dengan bayi di dalam kandungan!

Mari memastikan gerakan janin!

Gerakan janin merupakan salah satu metode untuk memastikan apakah bayi tumbuh dengan baik. Bila selama ini gerakan janin yang terasa menjadi tidak terasa seharian penuh, ada baiknya kita memeriksakan ke RS/klinik untuk memastikannya.

Pada sekitar masa kehamilan minggu ke-32 hingga ke-35, pola tidur dan bangun bayi sudah terbentuk. Kita bisa lebih memastikan apakah bayi tumbuh dengan baik dengan cara menghitung gerakan janin, yakni merekam waktu yang diperlukan bayi untuk bergerak 10 kali, dan melakukan hal ini setiap hari.

Cara menghitung gerakan janin

1. Dilakukan setiap hari saat ibu rileks, misalnya setelah makan atau sebelum tidur.

2.Berbaringlah menyamping dengan bagian kiri di bawah.

3.Menghitung berapa menit yang diperlukan oleh bayi untuk bergerak dengan jelas 10 kali.

*) Bila sepertinya berbeda dengan biasanya atau bila Anda sama sekali tidak merasakan gerakan bayi yang selama ini terasa, periksakanlah ke rumah sakit atau klinik.

Ada saat ketika bayi tidak bergerak

Bila Anda sudah mulai merasakan gerakan janin, tentu Anda merasa khawatir ketika gerakan janin tidak terasa. Namun, sebenarnya bayi juga memiliki waktu tidur dan waktu bergerak di dalam kandungan. Bayi memiliki siklus 60 menitan untuk tidur dan bangun. Bila satu jam telah lewat tetapi gerakan janin tidak terasa, periksakanlah ke rumah sakit atau klinik.

Komunikasi dengan bayi

Gerakan janin yang mulai terasa merupakan bukti bahwa bayi tumbuh dengan baik. Pada waktu gerakan janin terasa, sarafnya telah berkembang dan pendengarannya telah sempurna.

Marilah kita banyak-banyak berkomunikasi dengan bayi dengan cara mengelus-elus perut, mengajaknya bicara, mendengarkan musik, dan sebagainya! Tidak ada yang lebih membahagiakan selain merasakan reaksi bayi atas apa yang dilakukan ibu. Kami merekomendasikan permainan menendang, yang merupakan permainan untuk berkomunikasi dengan bayi melalui gerakan janin. Cobalah permainan ini!

*) Permainan menendang

Permainan menendang dimulai dari yang mudah, lalu beranjak ke tahap berikutnya bila sudah menguasai. Ada bayi yang segera merespons, ada juga bayi yang tidak kunjung bereaksi. Sabarlah meskipun bayi tidak merespons. Gerakan Anda tetap tersampaikan kepada bayi. Pilihlah waktu dan tempat saat Anda bisa rileks, lakukan sehari 2-3 kali dan bersabarlah melakukannya hingga lebih dari sebulan.

1. Bila bayi menendang, tepuk bagian yang ditendang tersebut sambil mengatakan, “Tendang!” Setelah 1-2 menit berlalu, bayi akan kembali menendang. Lakukan kembali hal yang sama, yakni tepuk bagian yang sama sambil mengatakan, “Tendang!” Lalu bayi akan menendang di tempat yang sama.

2. Setelah langkah pertama dilakukan berulang-ulang selama beberapa hari, tepuklah bagian yang berbeda dengan yang ditendang bayi sambil mengatakan, “Tendang!” Bayi akan menendang bagian yang ditepuk ibu. Ulangilah hal ini selama 1-2 minggu sampai bayi bisa menendang kembali bagian yang ditepuk ibu.

3. Bila bayi sudah terbiasa, tepuklah perut dua kali sambil mengatakan, “Tendang! Tendang!” Lalu bayi akan merespons dengan menendang dua kali. Bayi akan bisa menendang kembali sejumlah tepukan ibu.

update : 19.09.2017

Fitur Favorit Poko menggunakan data dari cookie browser Mamy, Jika Mamy menggunakan Safari di iPhone atau iPad, harap matikan fungsi Private Browsing. Harap diketahui bahwa membersihkan cookie akan menghapus halaman favorit yang telah didaftarkan.

Share on