6 Hal Wajib Diketahui Seputar Melepas KB Spiral

KB spiral atau dikenal juga dengan sebutan IUD dapat dilepas kapan saja dengan mudah, tanpa rasa sakit, dan tanpa efek samping. Tapi yang harus diingat KB Spiral tak dapat dilepas sendiri ya Mamy, harus dibantu oleh Tenaga Medis. Yuk ketahui beberapa hal sebelum Mamy melakukan pelepasan KB Spiral .

1. PERJELAS ALASAN MENGAPA KB SPIRAL HARUS DILEPAS

Ada berbagai alasan Mamy harus melepas KB Spiral, di antaranya adalah 

• Ingin Hamil 

• Menopause 

• Ingin menggunakan KB jenis lain. 

Agar tetap terhindar dari kehamilan maka gunakan KB jenis lain tersebut sebelum KB spiral dilepas. Bila Mamy berhubungan tanpa KB hingga beberapa hari sebelum KB dilepas, sedangkan sperma bisa hidup hingga 5 hari dalam tubuh maka kehamilan mungkin saja terjadi. Mamy juga bisa berhenti berhubungan dulu sementara sebelum KB dilepas jika memang  alat KB penggantinya sulit diperoleh.

• KB Spiral telah kedaluwarsa, karena bila kadaluarsa maka akan beresiko bocor dan menyebabkan kehamilan. KB spiral hormon akan kedaluwarsa 5 tahun setelah dipasang, dan KB spiral tembaga akan kedaluwarsa 10 tahun setelah dipasang.

• Terjangkit penyakit menular seksual (PMS), 

• Harus menjalani operasi 

Ada beberapa operasi yang mengharuskan melepaskan alat KB.

• Tidak cocok KB Spiral. 

Dalam beberapa kasus yang jarang, Mamy harus melepas KB spiral karena reaksi tubuh yang buruk terhadap alat KB Spiral, seperti perdarahan, rasa sakit yang parah, atau menstruasi yang terlalu lama/berat.

 

2. KONSULTASIKAN DENGAN TENAGA MEDIS

Sebelum langsung menjadwalkan pelepasan KB Spiral dan agar mendapat hasil terbaik sebaiknya diskusikan terlebih dahulu untuk :

• Menentukan apakah Mamy perlu melakukan pemeriksaan tertentu sebelum KB Spiral dilepas.

• Memastikan bahwa keputusan pelepasan KB Spiral adalah hal yang terbaik sesuai alasan Mamy.

• Menentukan langkah selanjutnya setelah KB Spiral dilepas.

 

3. PEMERIKSAAN

TUJUAN PEMERIKSAAN :

• Memastikan lokasi KB spiral masih berada di daerah serviks 

• Melihat kondisi bagian dalam Uterus atau Rahim

• Pemeriksaan awal ini juga dapat menemukan kelunakan parah atau perubahan fisik lain yang mungkin menyulitkan pelepasan KB spiral. 

• Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan alat KB tidak masuk ke abdomen (bagian dari tubuh yang berada di antara dada dan pelvis)  atau tidak masuk ke pelvis (panggul).

 

CARA PEMERIKSAAN

Tenaga Medis akan memeriksa lokasi KB spiral, dengan cara memasukkan satu tangan ke kanal vagina dan meletakkan tangan lainnya ke abdomen (Area sekitar pusar) Mamy. Tenaga Medis mungkin juga menggunakan alat Spekulum vagina (alat bantu pembuka vulva atau vagina), karena bentuknya mirip cocor bebek maka disebut juga cocor bebek. Setelah itu, Tenaga Medis akan meraba untuk untuk menemukan lokasi KB spiral dan memastikan apakah KB spiral masih berada di daerah serviks. Tenaga Medis juga mungkin menggunakan histeroskop. Alat ini berupa tabung tipis dengan lampu dengan kamera di ujungnya untuk melihat bagian dalam uterus atau Rahim. Ada kondisi yang jarang terjadi dimana Tenaga Medis tidak dapat menemukan lokasi KB spiral, bila demikian Mamy mungkin perlu mendapatkan pemeriksaan USG atau sinar X.

 

4. MELEPAS KB SPIRAL

Untuk melepas alat KB Spiral, Tenaga Medis akan menggunakan spekulum, yaitu alat untuk melebarkan vagina sehingga serviks terlihat. Setelah alat KB terlihat, Tenaga Medis akan menggunakan cincin khusus untuk mengangkat tali spiral, dan menarik ujung tersebut sehingga alat KB keluar dari tubuh Mamy. Ujung alat KB spiral akan terlipat ke luar, sehingga tak ada sakit saat alat KB dikeluarkan.

 

5. SAAT ALAT KB SPIRAL SULIT DILEPASKAN

Pada kondisi alat KB Spiral bergeser dalam tubuh, tersangkut di serviks, atau benangnya mungkin berada di tempat yang sulit dijangkau. BIla terjadi kendala maka tenaga medis mungkin akan :

• Menggunakan cytobrush, yaitu kuas khusus mirip aplikator maskara. Alat tersebut akan dimasukkan pada vagina, diputar, lalu ditarik, agar benang KB spiral yang patah atau membandel dapat keluar.

• Jika metode cytobrush tidak berhasil, Tenaga Medis dapat menggunakan kait khusus dari besi tipis. kait ini mungkin akan digunakan beberapa kali, Jika pada percobaan pertama alat KB Spiral tidak berhasil dikait, Tenaga Medis akan memasukkan kembali alat pada vagina sampai berhasil. Hal ini tergantung seberapa dalam alat KB Spiral  masuk pada tubuh Mamy.

 

 

6. SETELAH KB SPIRAL DILEPAS

Tidak semua mengalami namun terkadang terjadi efek samping yang umum terjadi setelah KB spiral dilepas, yaitu kram dan pendarahan ringan. Efek samping tersebut umumnya tidak berlangsung lama.

Pada sedikit kasus, Mamy mungkin mengalami reaksi efek samping yang lebih parah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh masalah kesehatan yang telah ada sebelumnya. Jika Mamy mengalami kram parah, rasa sakit atau lunak di abdomen, demam, atau pendarahan/keluarnya cairan di vagina tanpa alasan jelas, segera konsultasikan dengan tenaga medis ya.

Peringatan

• Jangan pernah melepas KB spiral sendiri, karena Mamy dapat mengalami kesulitan dan infeksi.

 

Itulah seputar melepas KB Spiral, semoga penjelasan ini bermanfaat dan Mamy dapat selalu mengambil keputusan terbaik bagi Mamy dan keluarga.

 

 

• Bila ada topik yang Mamy inginkan untuk diangkat pada artikel MamyPoko yuk inbox usulan Mamy di FB MamyPoko Indonesia atau direct message di IG MamyPokoID

• Jangan lupa untuk bergabung di Pokojang Point Program untuk dapat hadiah sesuai pilihan

 

 

Apakah gerakan janin itu?

Melihat sosok bayi dengan mata kepala sendiri saat pemeriksaan USG merupakan suatu kegembiraan dalam kehamilan. Gerakan janin pun juga menimbulkan perasaan akan kehadiran bayi di dalam perut Anda.

Tentunya Anda ingin segera merasakan kegembiraan tersebut.

Mari kita lihat kapan dan bagaimana gerakan janin itu terasa!

Apa sih gerakan janin itu?

Pada kehamilan bulan keempat, kerangka dan otot bayi berkembang dan bayi sering bergerak aktif misalnya meregangkan tangan dan kakinya di dalam cairan ketuban. Gerakan janin Anda rasakan ketika tangan atau kakinya mengenai dinding rahim. Gerakan janin bukan hanya membuat Anda merasakan keberadaan bayi di dalam perut, melainkan juga komunikasi yang penting dari bayi untuk memberitahukan kondisinya kepada ibu.

Masa merasakan gerakan janin untuk pertama kalinya

Secara umum gerakan janin dirasakan pertama kali pada usia kehamilan ke-18 minggu sampai sekitar ke-20 minggu. Namun, saat merasakan gerakan janin berbeda-beda pada masing-masing individu. Cara merasakannya pun tergantung pada ketebalan lemak di bawah kulit ibu, jumlah cairan ketuban, posisi plasenta, dll. Tidak perlu khawatir bila tidak bisa merasakan gerakan janin meskipun periode tersebut telah terlampaui. Bila Anda bisa memastikan bahwa bayi tumbuh dengan sehat melalui pemeriksaan USG atau lainnya, tenanglah karena berarti tidak ada masalah.

Perubahan gerakan bayi

Sebenarnya bayi terus bergerak jauh sebelum ibu merasakan gerakan janin.

Saraf bayi berkembang sejak sekitar kehamilan minggu ke-7, bayi mulai mengemut jarinya sekitar minggu ke-12, dan setelah minggu ke-20, bayi bisa bergerak dengan bebas di dalam cairan ketuban. Pada masa inilah ibu baru mulai merasakan gerakan janin.

Perubahan dalam merasakan gerakan janin

Cara merasakan gerakan janin pun berbeda-beda pada setiap orang, seperti halnya perbedaan periode mulai merasakan gerakan janin. Pada awalnya terasa seperti listrik statis mengalir di dalam perut, lalu berubah menjadi ketukan pelan, dan akhirnya berubah menjadi ketukan keras sehingga Anda menyangka bayi sedang menendang. Kadang-kadang Anda bisa pula merasakan bayi cegukan. Bila gerakannya makin intens, kita bisa mengetahui bahwa bayi sedang bergerak hanya dengan melihat perut.

Biasanya menjelang persalinan posisi bayi telah turun sehingga gerakan janin lebih tenang daripada sebelumnya, tetapi hal ini pun tidak berlaku pada semua orang. Kita tidak bisa memukul rata hal ini karena ada juga bayi yang terus bergerak di dalam perut pada saat sebelum ibu mengalami kontraksi.

Mari kita berkomunikasi dengan bayi melalui gerakan janin

Gerakan janin adalah komunikasi pertama ibu dengan bayi di dalam kandungan!

Melalui gerakan janin, ibu mengecek apakah bayi sehat atau tidak dan juga berbicara kepada bayi. Bayi juga amat menyukai mengobrol dan bermain-main dengan ibu.

Mari kita nikmati waktu berharga saat berinteraksi dengan bayi di dalam kandungan!

Mari memastikan gerakan janin!

Gerakan janin merupakan salah satu metode untuk memastikan apakah bayi tumbuh dengan baik. Bila selama ini gerakan janin yang terasa menjadi tidak terasa seharian penuh, ada baiknya kita memeriksakan ke RS/klinik untuk memastikannya.

Pada sekitar masa kehamilan minggu ke-32 hingga ke-35, pola tidur dan bangun bayi sudah terbentuk. Kita bisa lebih memastikan apakah bayi tumbuh dengan baik dengan cara menghitung gerakan janin, yakni merekam waktu yang diperlukan bayi untuk bergerak 10 kali, dan melakukan hal ini setiap hari.

Cara menghitung gerakan janin

1. Dilakukan setiap hari saat ibu rileks, misalnya setelah makan atau sebelum tidur.

2.Berbaringlah menyamping dengan bagian kiri di bawah.

3.Menghitung berapa menit yang diperlukan oleh bayi untuk bergerak dengan jelas 10 kali.

*) Bila sepertinya berbeda dengan biasanya atau bila Anda sama sekali tidak merasakan gerakan bayi yang selama ini terasa, periksakanlah ke rumah sakit atau klinik.

Ada saat ketika bayi tidak bergerak

Bila Anda sudah mulai merasakan gerakan janin, tentu Anda merasa khawatir ketika gerakan janin tidak terasa. Namun, sebenarnya bayi juga memiliki waktu tidur dan waktu bergerak di dalam kandungan. Bayi memiliki siklus 60 menitan untuk tidur dan bangun. Bila satu jam telah lewat tetapi gerakan janin tidak terasa, periksakanlah ke rumah sakit atau klinik.

Komunikasi dengan bayi

Gerakan janin yang mulai terasa merupakan bukti bahwa bayi tumbuh dengan baik. Pada waktu gerakan janin terasa, sarafnya telah berkembang dan pendengarannya telah sempurna.

Marilah kita banyak-banyak berkomunikasi dengan bayi dengan cara mengelus-elus perut, mengajaknya bicara, mendengarkan musik, dan sebagainya! Tidak ada yang lebih membahagiakan selain merasakan reaksi bayi atas apa yang dilakukan ibu. Kami merekomendasikan permainan menendang, yang merupakan permainan untuk berkomunikasi dengan bayi melalui gerakan janin. Cobalah permainan ini!

*) Permainan menendang

Permainan menendang dimulai dari yang mudah, lalu beranjak ke tahap berikutnya bila sudah menguasai. Ada bayi yang segera merespons, ada juga bayi yang tidak kunjung bereaksi. Sabarlah meskipun bayi tidak merespons. Gerakan Anda tetap tersampaikan kepada bayi. Pilihlah waktu dan tempat saat Anda bisa rileks, lakukan sehari 2-3 kali dan bersabarlah melakukannya hingga lebih dari sebulan.

1. Bila bayi menendang, tepuk bagian yang ditendang tersebut sambil mengatakan, “Tendang!” Setelah 1-2 menit berlalu, bayi akan kembali menendang. Lakukan kembali hal yang sama, yakni tepuk bagian yang sama sambil mengatakan, “Tendang!” Lalu bayi akan menendang di tempat yang sama.

2. Setelah langkah pertama dilakukan berulang-ulang selama beberapa hari, tepuklah bagian yang berbeda dengan yang ditendang bayi sambil mengatakan, “Tendang!” Bayi akan menendang bagian yang ditepuk ibu. Ulangilah hal ini selama 1-2 minggu sampai bayi bisa menendang kembali bagian yang ditepuk ibu.

3. Bila bayi sudah terbiasa, tepuklah perut dua kali sambil mengatakan, “Tendang! Tendang!” Lalu bayi akan merespons dengan menendang dua kali. Bayi akan bisa menendang kembali sejumlah tepukan ibu.

update : 19.09.2017

Fitur Favorit Poko menggunakan data dari cookie browser Mamy, Jika Mamy menggunakan Safari di iPhone atau iPad, harap matikan fungsi Private Browsing. Harap diketahui bahwa membersihkan cookie akan menghapus halaman favorit yang telah didaftarkan.

Share on