Tanda Awal Kehamilan

Kehamilan merupakan salah satu proses yang dinanti-nanti oleh setiap pasangan yang baru menikah. Ketika baru mengalami, Mamy tidak usah risau bila tidak mengetahui tanda-tanda kehamilan. Karena memang dasarnya setiap kehamilan memiliki tandanya tersendiri dan terkadang berbeda dengan kehamilan sebelumnya (dikategorikan untuk kehamilan kedua).

Mungkin Mamy sering dengar nih, salah satu tanda yang paling sering dialami oleh Mamy kebanyakan adalah mual, pusing, hingga badan terasa lebih lelah dari biasanya. Nah, agar Mamy lebih mengetahui bagaimana tanda tentang kehamilan, belajar bareng dengan Poko yuk!

 

Tanda Kehamilan (Mengetahui Siklus Menstruasi)

 

1. Menstruasi terlambat (berhenti)

Bagi wanita yang memiliki siklus tetap setiap bulannya, bisa dikatakan hamil bila menstruasi tak kunjung datang, meskipun sudah berlalu lebih dari seminggu dari tanggal perkiraan menstruasi. Namun perlu diperhatikan lagi penyebab dari terlambatnya menstruasi. Bisa jadi dipengaruhi perubahan lingkungan atau tekanan psikologis.

 

2. Suhu tubuh lebih tinggi dari biasanya

Untuk wanita yang terus memantau suhu tubuh hariannya dan mengetahui secara akurat periode suhu tubuh lebih tinggi (kira-kira dua minggu setelah ovulasi) dan periode suhu tubuh rendah (kira-kira dua minggu dari perkiraan hari menstruasi sampai ovulasi), kemungkinan hamil tinggi apabila periode suhu tinggi yang normalnya hanya 2 minggu berlanjut hingga lebih dari 3 minggu.

 

 

Tanda Kehamilan (Siklus Menstuari Tidak Teratur)

 

1. Gejala mual pada lambung atau dada

Adanya rasa mual dari bagian lambung atau dada yang biasa disebut Mornng Sickness. Penyebab mual seseorang memiliki gejala yang berbeda-beda.

 

2. Cairan vagina bertambah banyak

Cairan yang dikeluarkan dari vagina bertambah karena pengaruh hormon sehingga jumlah cairan vagina pun meningkat. Cairannya berwarna putih susu, agak lengket, namun tidak berbau tajam.

 

3. Tubuh terasa lemas dan agak demam

Tubuh menjadi lebih lemas dari biasanya karena adanya perubahan hormon dalam tubuh. Bahkan bisa mengalami kenaikkan suhu tinggi pada tubuh seharian.

 

 

Tanda Kehamilan (Menggunakan Alat Tes Hamil)

 

1. Mekanisme alat tes kehamilan

Ketika hamil, hormon HCG (human chorionic ganadotropin) dilepaskan dalam jumlah banyak ke urine dari vilus plasenta yang merupakan proses pembentukkan plasenta. Alat tes kehamilan dirancang agar bisa mendeteksi sejak dini.

 

2. Jenis alat tes kehamilan

Semua alat tes kehamilan, misalnya yang berbentuk stik, mengandung reagen dan menentukan kehamilan dengan cara menuangkan urine di atasnya atau mencelupkannya ke wadah yang menampung urine.

- Ada yang menunjukkan nilai positif atau tidaknya dari perubahan warna

- Ada yang menunjukkan tulisan elektronik positif dan negatif yang jelas

 

 

Semoga info yang Poko bagikan kali ini bisa bermanfaat yaa..

Yuk, share ke teman dan keluarga lainnya agar semakin banyak yang mengetahui tentang info ini.

 

 

 

 

• Bila ada topik yang Mamy inginkan untuk diangkat pada artikel MamyPoko yuk inbox usulan Mamy di FB MamyPoko Indonesia atau direct message di IG MamyPokoID

• Jangan lupa untuk bergabung di Pokojang Point Program untuk dapat hadiah sesuai pilihan

update : 11.10.2021

Fitur Favorit Poko menggunakan data dari cookie browser Mamy, Jika Mamy menggunakan Safari di iPhone atau iPad, harap matikan fungsi Private Browsing. Harap diketahui bahwa membersihkan cookie akan menghapus halaman favorit yang telah didaftarkan.

Share on