Bagaimanakah Memberi Makan Si Kecil Yang Sedang Diare?

Dalam masa pertumbuhan dan pemberian MPASI, ada kemungkinan si Kecil yang akan mengalami diare. Biasanya diare si Kecil disebabkan oleh infeksi virus dan sebagian besar akan sembuh sendiri. Namun ketika si Kecil mengalami kondisi ini, sebagai orang tua, Mamy akan merasa khawatir karena turunnya nafsu makan, menjadi lebih lemas, serta takut kekurangan zat gizi untuk masa tumbuh kembangnya.

Lalu, bagaimana sih cara memberi makan si Kecil yang sedang diare? Menurut Ikatan Dokter Indonesia, ada beberapa cara untuk memberikan makan si Kecil yang sedang diare.

 

1. Selalu Siapkan Cairan Oralit  

Selama diare, si Kecil akan rentan mengalami dehidrasi, karena itu Mamy bisa mencegah kondisi tersebut dengan memberikan oralit sekitar 10 ml/kg berat badan si Kecil. Bila si Kecil muntah setelah minum oralit, tunda sebentar dan kembali berikan sedikit demi sedikit sampai oralit tersebut tertelan si Kecil. Contoh pemberian oralit: Berat badan si Kecil 10kg, maka Mamy perlu memberikan 100ml oralit setiap diare.

 

2. Tetap Berikan ASI

Ketika si Kecil mengalami diare, disarankan agar tetap memberikan ASI karena memiliki efek proteksi pada tubuh saat terjadi diare. Kandungan laktosa dalam ASI tidak menyebabkan diare menjadi lebih parah.

 

3. Berikan  Makanan yang Banyak Mengandung Cairan

Untuk si Kecil yang sudah mengonsumsi MPASI dengan tekstur padat, Mamy perlu memberikan makanan yang mengandung banyak cairan, seperti sup, air kelapa, atau yogurt. Hindari memberikan jus buah segar, minuman manis atau soda karena kandungan sukrosa, fruktosa & sorbitol bersifat diuretik, sehingga bisa meningkatan produksi dan volume urine yang berisiko memperparah dehidrasi saat si Kecil sedang diare.

 

4. Berikan  Makanan dalam Porsi Kecil Namun Sering 

Karena sedang diare nafsu makan si Kecil akan menurun karena bisa dibarengi dengan rasa mual atau muntah. Namun asupan makanan yang masuk harus tetap diperhatikan. Mamy bisa memberikan makanan dalam porsi kecil namun sering, seperti 3-4 jam sekali. Hal ini untuk tetap menjaga asupan makanan dan memenuhi kebutuhan gizi yang masuk ke tubuh si Kecil.

 

5. Lanjutkan Pemberian Makanan dengan Kandungan Energi Tinggi

Karena saat diare nafsu makan dan berat badan si Kecil ikut menurun karena kurangnya asupan nutrisi yang masuk atau bahkan mengalami dehidrasi, maka Mamy perlu mengejar kekurangan asupan makanan setelah si Kecil sembuh dari diare. Mamy perlu melanjutkan pemberian makanan yang mengandung tinggi energi, seperti pisang, bayam atau yogurt untuk menjaga pertumbuhan si kecil.

 

Selain makanan yang harus dijaga, tingkat diare yang dialami oleh si Kecil juga perlu diperhatikan ya Mamy. Bila tubuh si Kecil sudah banyak mengalami penurunan dan juga menjadi semakin lemas, serta frekuensi diare yang semakin sering maka perlu segera diperiksakan ke dokter ya agar mendapatkan penanganan yang sesuai dan si Kecil bisa dengan cepat sehat seperti semula.

 

 

Semoga info yang Poko bagikan kali ini bisa bermanfaat yaa..

Yuk, share ke teman dan keluarga lainnya agar semakin banyak yang mengetahui tentang info ini.

 

 

 

• Bila ada topik yang Mamy inginkan untuk diangkat pada artikel MamyPoko yuk inbox usulan Mamy di FB MamyPoko Indonesia atau direct message di IG MamyPokoID

• Jangan lupa untuk bergabung di Pokojang Point Program untuk dapat hadiah sesuai pilihan

update: 05.11.2021

Fitur Favorit Poko menggunakan data dari cookie browser Mamy, Jika Mamy menggunakan Safari di iPhone atau iPad, harap matikan fungsi Private Browsing. Harap diketahui bahwa membersihkan cookie akan menghapus halaman favorit yang telah didaftarkan.

Share on